Peluncuran Buku “Merudal Politik Nasional dari Riau” Membawa Pesan Kuat

- Redaksi

Jumat, 25 April 2025 - 08:29 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy



Bertempat di ballroom Pangeran Hotel Pekanbaru yang dipenuhi tokoh dan insan pers, Yanto Budiman S, wartawan senior Riau, meluncurkan karyanya yang berjudul Catatan Kritis, Merudal Politik Nasional dari Riau, Selasa (29/10/2024)

PEKANBARU [KLIKINDONESIA.CO] – Bertempat di ballroom Pangeran Hotel Pekanbaru yang dipenuhi tokoh dan insan pers, Yanto Budiman S, wartawan senior Riau, meluncurkan karyanya yang berjudul Catatan Kritis, Merudal Politik Nasional dari Riau.

ADVERTISEMENT

paralax

SCROLL TO RESUME CONTENT

Buku setebal 275 halaman ini bukan sekadar kumpulan tulisan; ia adalah rentetan catatan kritis yang merangkai potret politik nasional dari perspektif Riau yang tajam dan tanpa tedeng aling-aling.

Peluncuran buku ini dilaksanakan dalam giat Seminar Nasional bertajuk “79 Tahun Kemerdekaan RI, Riau Dapat Apa?” pada Selasa (29/10/2024).

Dengan kehadiran para tokoh nasional, seminar ini menjadi wadah yang pas bagi buku Yanto yang sudah lama dinantikan publik.

Rocky Gerung, seorang pengamat politik kawakan, turut hadir sebagai pembicara utama dan memberikan apresiasi yang tinggi untuk buku ini.

“Terima kasih atas bukunya, semoga memberi manfaat bagi semua orang,” ujar Rocky, sembari menorehkan tanda tangan di atas kanvas bersama tokoh-tokoh lain, termasuk H Nasrun Effendi, H Saleh Djasit, H Syafriadi, dan Robert Hendrico.

Bagi Yanto, kehadiran tokoh-tokoh nasional seperti Rocky Gerung, Dr. Sahganda Nainggolan, Dr. Zumhur, dan Mayjen TNI (Purn) Agus, serta beberapa tokoh Riau seperti H Wan Darussalam dan Drh Chaidir MM, menjadi kebahagiaan tersendiri.

“Terima kasih saya ucapkan kepada tokoh-tokoh negeri ini yang berkenan menandatangani kanvas. Semoga buku ini bermanfaat bagi masyarakat Riau dan bangsa, serta menjadi literasi penting bagi generasi muda,” ungkap Yanto dengan penuh haru.

Buku Merudal Politik Nasional dari Riau ini memuat opini-opini tajam yang mengulas isu-isu krusial, mulai dari politik, sosial, hingga ekonomi, memberikan ruang bagi pembaca untuk memahami problematika bangsa lebih dalam.

“Buku ini bukan hanya referensi, tapi juga teman diskusi dan ngopi yang asyik. Selamat membaca!” tutup Yanto dengan senyum penuh harapan, menawarkan secercah pemikiran alternatif dari Riau untuk Indonesia.*


– KlikIndonesia.co –

Klik Terkait

Wamen ATR Ossy Dermawan Jalani Adat Mopotilolo di Gorontalo
Kanwil DJP Riau Gandeng P3KPI dan IKTS Sosialisasi PPh Final UMKM
Wabup Surya Ajak Sukseskan Sensus Ekonomi 2026 Tojo Una-Una
Cuaca Panas di Riau, Siak Waspadai Karhutla Lahan Gambut
Plt Gubernur Riau Apresiasi Strategi TP-PKK Kota Pekanbaru Dongkrak PAD
Kasus Meningkat, Wako Pekanbaru  Minta Skrining HIV Diperkuat
Pemko Pekanbaru Usulkan 76 Sekolah Ikut Revitalisasi
Bupati Bangkep Audiensi Kemenko Pangan Bahas Penguatan Pertanian-Perikanan

Klik Terkait

Minggu, 5 Juli 2026 - 17:47 WIB

Wamen ATR Ossy Dermawan Jalani Adat Mopotilolo di Gorontalo

Jumat, 19 Juni 2026 - 19:13 WIB

Kanwil DJP Riau Gandeng P3KPI dan IKTS Sosialisasi PPh Final UMKM

Kamis, 18 Juni 2026 - 16:00 WIB

Wabup Surya Ajak Sukseskan Sensus Ekonomi 2026 Tojo Una-Una

Senin, 8 Juni 2026 - 17:59 WIB

Cuaca Panas di Riau, Siak Waspadai Karhutla Lahan Gambut

Senin, 8 Juni 2026 - 16:30 WIB

Plt Gubernur Riau Apresiasi Strategi TP-PKK Kota Pekanbaru Dongkrak PAD

Klik Terbaru

KPK dalami uang di rumah Plt Gubernur Riau SF Hariyanto terkait dugaan pemerasan proyek PUPR PKPP., penyidik juga telusuri aliran dana. (Sumber Ft: Fb https://web.facebook.com/edi.gustien)

Nasional

KPK Dalami Uang di Rumah Plt Gubernur Riau

Selasa, 28 Jul 2026 - 13:57 WIB

Kejaksaan Agung mengungkap empat alat bukti untuk menjerat mantan Wakil Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Lodewyk Pusung sebagai tersangka kasus dugaan korupsi tata kelola program Makan Bergizi Gratis (MBG) tahun 2025-2026. (CNN Indonesia)

Nasional

Kejagung Ungkap Empat Alat Bukti Menjerat Lodewyk Pusung

Selasa, 28 Jul 2026 - 13:25 WIB

Mantan Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Kejaksaan Agung (Kejagung) Febrie Adriansyah merasa dikriminalisasi usai ditetapkan sebagai tersangka dan ditahan penyidik Korps Adhyaksa dalam dugaan kasus korupsi dan Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU). (CNN Indinesia/ANT)

Hukum & Kriminal

Kejagung Tahan Eks Jampidsus Febrie di Rutan KPK, Ini Alasannya

Sabtu, 25 Jul 2026 - 01:10 WIB